Beredar Informasi Ganjil
时间:2025-05-25 06:25:09 出处:综合阅读(143)
Warganet dibuat resah dengan beredarnya informasi di grup WhatsApp mengenai aturan ganjil-genap yang berlaku selama 15 jam. Tak sedikit netizen mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.
Informasi yang beredar itu menyebutkan bahwa pemberlakuan skema ganjil genap khusus untuk sepeda motor di DKI Jakarta akan diberlakukan mulai 18-31 Juli bagi pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin Jakarta dan Medan Merdeka Barat. Aturan itu disebutkan akan berlaku mulai pukul 06.00-10.00 WIB.
Baca Juga: Mudik Lebaran, Merak-Bakauheni Bakal Terapkan Ganjil Genap
Namun, Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menegaskan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar alias hoaks.
“Berita HOAX,” tulis akun Twitter resmi @TMCPoldaMetro, Jumat (12/7/2019) pukul 07.15.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya menegaskan telah menolak penerapan sistem ganjil-genap untuk sepeda motor. Menurutnya, sistem ganjil genap hanya diberlakukan untuk kendaraan roda empat atau lebih.
Baca Juga: DANA Klaim Lebih dari 50% Pengunjung Jakarta Fair Gunakan Dompet Digital
“Tidak (ganjil-genap untuk sepeda motor). Solusinya bukan pembatasan motor. Solusinya itu pada lebih banyak naik kendaraan umum,” kata Anies pada Kamis, 3 Januari 2019 lalu.
Dijelaskannya, sistem ganjil-genap sebenarnya hanyalah solusi sementara untuk mengurangi kemacetan. Di mana tujuan utamanya ialah tak lain membiasakan para pengendara mobil untuk beralih menggunakan moda transportasi massal.
猜你喜欢
- Studi: Makan Ayam 4 Kali Seminggu Berpotensi Kena Kanker
- Biaya UKT Naik di Sejumlah PTN, DPR Curigai Pemotongan Subdidi dari Pemerintah
- Cara Install Whatsapp Mod Tanpa Banned
- BI Tak Lagi Agresif Tarik Likuiditas, Perbankan Mulai Borong Obligasi RI
- Seluruh Partai Koalisi Tunjukan Nilai Gotong Royong pada HUT ke
- Cara Install Whatsapp Mod Tanpa Banned
- FOTO: Kemeriahan Festival Lentera Bikin 'Sesak' Langit Thailand
- Hari Kartini 21 April 2024 Tanggal Merah atau Tidak? Ini Jawabannya
- Kementan Minta KPK Periksa Penggunaan Anggaran Alsintan