会员登录 - 用户注册 - 设为首页 - 加入收藏 - 网站地图 Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme!

Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme

时间:2025-05-29 20:21:38 来源:quickq安卓版下载外网 作者:休闲 阅读:757次
Warta Ekonomi,quickq老版本下载 Jakarta -

Pengamat Timur Tengah dan Islam dari Universitas Indonesia (UI) Yon Machmudi mengatakan sikap umat Islam harus satu dalam menghadapi aksi-aksi terorisme di Indonesia, yakni mengecam dan tidak memberikan ruang sekecil apa pun terhadap justifikasi tindakan teror.

"Target aksi terorisme adalah memecah belah bangsa. Terorisme itu bukan aksi tidak rasional, tetapi benar-benar mempelajari kondisi sosial politik dan berusaha untuk mendapatkan simpati atas aksi-aksinya," katanya di Jakarta, Kamis (25/5/2017), menanggapi peristiwa dua ledakan yang diduga bom bunuh diri di Kampung Melayu pada Rabu (24/5/2017) malam.

Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme

Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme

Menurut dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI itu, aksi bom di Kampung Melayu jelas menunjukkan adanya target untuk menciptakan ketakutan kepada publik karena dilakukan di sarana publik, yaitu terminal.

Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme

Di samping itu, lanjut dia, mereka berusaha memecah belah bangsa dengan menargetkan aparat kepolisian.

Pengamat: Sikap Umat Harus Satu Dalam Hadapi Terorisme

"Sekarang ini kan kepercayaan sebagian umat Islam terhadap kepolisian sedang mengalami penurunan. Para teroris membaca fenomema ini dan berusaha mendapatkan simpati dari umat Islam atas tindakan mereka itu," ujarnya.

Namun, Yon mengatakan, umat Islam di Indonesia kini cukup cerdas membaca sabotase yang dilakukan oleh kelompok teroris, sehingga apa pun bentuk aksi terorisme tidak akan pernah mendapatkan tempat di hati umat Islam.

"Publik di Indonesia, terutama umat Islam, cukup rasional dan tidak akan pernah bersimpati terhadap aksi-aksi terorisne. Mereka paham betul kapan harus mengkritisi kepolisian dan kapan harus bersama-sama dengan kepolisian," kata penyandang gelar PhD dari The Australian National University itu.

Dalam kasus terorisme, kata Yon, umat Islam selalu bersama kepolisian untuk memerangi segala bentuk terorisme. Dengan demikian maka aksi-aksi terorisme tidak akan mendapatkan tempat di Indonesia dan semakin sempit ruang geraknya.

Prinsipnya publik, lanjut dia, tidak boleh takut dan merasa tidak aman. Demikian juga segala komponen bangsa harus sadar bahwa upaya memecah belah bangsa harus dilawan.

"Dengan demikian aksi terorisme tidak akan dapat mencuri momentum apa pun," kata Yon Machmudi. (Ant)

(责任编辑:焦点)

相关内容
  • Link Saldo DANA Kaget Ratusan Ribu di Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Siapa Cepat, Dia Dapat!
  • Masuk List Khusus, Taiwan Sajikan Beragam Penawaran ke Trump
  • Nilai China Lakukan Kesalahan Besar, Trump Bakal Turun Langsung dalam Negosiasi Tarif AS
  • FOTO: Menengok Pembuatan Kain Tenun Aceh, Pusaka Tanah Rencong
  • Jadwal Debat Cawapres 2024: Tema Debat Hingga Link Streaming
  • Perempuan Berperan Strategis dalam Pengembangan Ekonomi Digital dan Industri Kreatif
  • FOTO: Kawanan Boneka Hewan Keliling Dunia, Kabur dari Krisis Iklim
  • Jalur Kereta Internasional Vietnam
推荐内容
  • “公立常春藤”UIUC新开设工业设计MDes,25fall真香预警!
  • Makin Panas! Saham Global Rontok Usai China Balas Dendam atas Kebijakan Tarif Trump
  • Rosan Roeslani Bantah Ray Dalio Mundur dari Danantara
  • BKKBN Targetkan Tiap Keluarga Punya 1 Anak Perempuan, Ini Alasannya
  • Presiden Prabowo Tiba di Yogyakarta, Sambut Langsung Presiden Macron untuk Tinjau Akmil Magelang
  • NFA Optimis Banpang Akan Kembali Gunakan Beras Dalam Negeri