Sulitnya Akses Sekolah di Nias, Kemendikdasmen Siapkan Rumah Dinas untuk Guru di 3T
时间:2025-05-23 04:03:23 出处:娱乐阅读(143)
JAKARTA,quickq加速器有什么用 DISWAY.ID--Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan atensi kepada sekolah di Nias yang beberapa waktu lalu ramai di media sosial.
Di mana, sekolah tidak dapat beroperasio seperti yang seharusnya karena sulitnya akses menuju sekolah sehingga guru-guru tidak bisa hadir.
BACA JUGA:Soal Siswa Sekolah di Swasta Dibiayai Pemda, Ini Penjelasan Wamendikdasmen
BACA JUGA:Alasan Kemendikdasmen Ganti Nama Ujian Nasional: Banyak Siswa Traumatis
Aktivitas belajar pun terhenti selama hampir sebulan.
"Nias adalah sekolah di 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), di mana guru-guru tidak bisa masuk karena tidak ada jembatan, tidak ada fasilitas rumah dinas untuk guru," ungkap Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Kelembagaan Kemendikdasmen Biyanto pada kongres pendidikan PBNU di Jakarta, 22 Januari 2025.
Menurutnya, hal ini layaknya fenomena gunung es yang mencuat ke permukaan di samping masih banyaknya masalah yang belum terekam media.
BACA JUGA:Antisipasi Kemendikdasmen pada PPDB Zonasi Terbaru: Pakai Alamat Domisili
BACA JUGA:Guru Kini Tak Harus Penuhi Wajib Mengajar 24 Jam Seminggu, Mendikdasmen Beri Bocoran
Oleh karena itu, pihaknya tengah mengupayakan pembangunan fasilitas sehingga baik guru maupun siswa bisa mengakses pendidikan di skolah.
Hal ini juga disampaikan oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang menyatakan bahwa pihaknya telah turun tangan menangani hal ini.
"Terkait dengan kasus di Nias, sudah ada UPT kami yang turun langsung ke lapangan dan kami mudah-mudahan setelah ini ada pembicaraan dengan pihak-pihak terkait," kata Mu'ti pada konferensi pers di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, 20 Januari 2025.
BACA JUGA:Libur Sekolah Ramadan Kok Bukan Sebulan? Mendikdasmen Abdul Mu'ti Singgung Learning Loss
BACA JUGA:Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Nasib PPDB Zonasi: Namanya Bakalan Diganti
- 1
- 2
- »
猜你喜欢
- 配饰设计专业留学生如何创作一本优秀的作品集?
- Terdaftar atau Tidak? Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH BPNT 2025 Sekarang Juga!
- Cegah Penyalahgunaan Data, Komdigi akan Batasi Jumlah Nomor Seluler per NIK
- NYALANG: Sore Temaram di Ufuk Harapan
- Bertemu dengan Presiden Prabowo, Khofifah Usul Agar Raudhatul Athfal Juga dapat Program MBG
- Prabowo Berapi
- Panitia SNPMB 2025 Akui Salah Pasang Foto Joki UTBK Jadi Peserta Jujur: Human Error
- Dorong Pemulihan Ekonomi, Kemenperin Dukung Penerapan Ekosistem Industri Berkelanjutan
- Pemagaran Pagar Laut Misterius di Laut Bekasi Bikin Omset Nelayan Menurun